konflik antara paletina dan israel tidak pernah ada habisnya. islam dan yahudi. seya sempat berfikir kenapa orang-orang yahudi tidak pernah ada habisnya membuat perang. padahal jika tanpa perang tentu saja dunia ini akan lebih damai. selain itu banyak pula warga kristen yang ada di palestina yangOtoritas Israel sendiri sering menolak orang Arab Palestina beragama Kristen yang sudah keluar dari tanah Israel dan ingin kembali. Hanan Ashrawi, anggota perunding Palestina yang beragama Kristen memiliki putri yang kemudian sekolah di Amerika Serikat, dan ketika si putri menikah dan memiliki anak di sana, dan ingin membawa anaknya menengok neneknya, ia yang adalah penduduk Palestina ditolak kependudukannya dan hanya diberikan visa masuk Israel selama sebulan.
Yang menarik, orang Yahudi sendiri yang beragama Yahudi yang menolak perang dengan Palestina juga sering dilempari batu oleh kaum radikal Israel. Perang Israel Hamas bukanlah perang agama karena sebagian orang Israel sekarang tidak beragama Yahudi melainkan sudah menjadi sekuler. Yang jelas perang di Timur Tengah adalah perang perebutan tanah. ikut menjadi korban.
tidak hanya itu seharusnya kristen juga harus menelaah lagi apakah sikap keberpihakannya kepada israel benar atau tidak? karena perang bukaanlah salah satu cara untuk menciptakan perdamaian. perdamain tercipta apabila ada tenggang rasa antar umat beragama.
memang benar, sikap tenggang rasa antar umuat beragama sangat penting. apabila sikapt ini tercipta pada masing-masing individu, selaing menghormati dan sailng mengasihi, tentu perdamaian bukan hanya impian kosong belaka.
Postingan
- Tugas Kampus (19)
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kampus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kampus. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 05 Juni 2010
pergaulan remaja modern
pergaulan remaja midern saat ini bisa kita katakan sudah semakin parah. kehidupan glamour yang seolah berada di barat sudah mulai merasuki kehidupan pergaulan remaja di jaman modern ini. tentu seiring bertambahnya waktu begitu banyak budaya-budaya dari luar yang masuk di Indonesia, karena sekarang merupakan era globalisasi. banyak pengeruh pula yang ditimbulkan. pengerauh baik maupun pengaruh buruk.
pengaruh baik, mungkin wawasan kita akan menjadi semakin luas. sehingga tingkat inteligent kita meningkat, akan tetapi bagaimana dengan pengaruh buruk yang didapatkan??? kahidupan glamour, dunia gemerlap, hura-hura, sex, dan lain2 yang buruk sehingga mengubah moral remaja kita menjadi lebih buruk.
ini pun bisa membuat keterpurukan bangsa Indonesia, karena sudah seharusnya generasi penerus bangsa memiliki kualitas dan kuantitas yang terjamin. baik moral maupun kepintaran merupakan modal untuk mendapatkan sumber daya yang unggul dalam memajukan bangsa indonesia. karena para remajalah yang merupakan penerus bangsa.
pengaruh baik, mungkin wawasan kita akan menjadi semakin luas. sehingga tingkat inteligent kita meningkat, akan tetapi bagaimana dengan pengaruh buruk yang didapatkan??? kahidupan glamour, dunia gemerlap, hura-hura, sex, dan lain2 yang buruk sehingga mengubah moral remaja kita menjadi lebih buruk.
ini pun bisa membuat keterpurukan bangsa Indonesia, karena sudah seharusnya generasi penerus bangsa memiliki kualitas dan kuantitas yang terjamin. baik moral maupun kepintaran merupakan modal untuk mendapatkan sumber daya yang unggul dalam memajukan bangsa indonesia. karena para remajalah yang merupakan penerus bangsa.
pengangguran
Masalah Pengangguran merupakan masalah yang rumit yang belum pernah bisa diselesaikan oleh pemerintah. berbagai cara yang telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran ini, akan tetapi usaha-usaha tersebut seolah tidak ada artinya. tingkat pengangguran di indonsia semakin meningkat. yang lebih parahnya banyak dari para penganggur tersebut merupakan golongan terpelajar setingkat sarjana.
Situasi yang didambakan adalah full employment yang berarti semua warga masyarakat yang termasuk kedalam kategori usia angkatan kerja produktif mempunyai pekerjaan sehingga dengan demikan mempunyai penghasilan tetap karena lapangan kerja yang tersedia mampu menyerap semua pencari kerja, tetapi situasi demikian sulit dicari dan jarang terjadi. Para pakar mengatakan jika suatu negara bangsa menghadapi tingkat pengangguran sebesar tiga persen, masyarakat tersebut sudah dapat dikatakan berada pada situasi full employment. Makin rendah daya serap pasar kerja berarti daya serap penyedia lapangan pekerjaan tidak tinggi, makin tinggi pula tingkat pengangguran dimasyarakat tersebut.
Jenis Pengangguran :
1. Pengangguran terbuka.
2. Pengangguran terselubung.
3. Pengangguran musiman
kita berharap semoga terdapat jalan keluar yang bisa menguranfi angka pengangguran yang ada di Indonesia ini.
Situasi yang didambakan adalah full employment yang berarti semua warga masyarakat yang termasuk kedalam kategori usia angkatan kerja produktif mempunyai pekerjaan sehingga dengan demikan mempunyai penghasilan tetap karena lapangan kerja yang tersedia mampu menyerap semua pencari kerja, tetapi situasi demikian sulit dicari dan jarang terjadi. Para pakar mengatakan jika suatu negara bangsa menghadapi tingkat pengangguran sebesar tiga persen, masyarakat tersebut sudah dapat dikatakan berada pada situasi full employment. Makin rendah daya serap pasar kerja berarti daya serap penyedia lapangan pekerjaan tidak tinggi, makin tinggi pula tingkat pengangguran dimasyarakat tersebut.
Jenis Pengangguran :
1. Pengangguran terbuka.
2. Pengangguran terselubung.
3. Pengangguran musiman
kita berharap semoga terdapat jalan keluar yang bisa menguranfi angka pengangguran yang ada di Indonesia ini.
BAB 1
TINJAUAN TENTANG ILMU BUDAYA DASAR
Mata kuliah ilmu budaya dasar adalah salah sari mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, kebudayaan, berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-hari. Sete-lah mendapatkan mata kuliah ini mahasiswa diharapkan memperlihatkan :
1. Minat dan kebiasaan menyelidiki apa-apa yang terjadi di sekitarnya dan di luar lingkungaknnya, menelaah apa yang di kerjakannya sendiri dan mengapa
2. Kesadaran akan ola-pola nilaiyang dianutnya serta bagaimana hubungan nilai-nilai ini dengan cara hidupnya sendiri.
3. Kerelaan memikirkan kembali dengan hati terbuka nilai-nilai yang dianutny untuk mengetahui apakah dia secara berdiri sendiri dapat membenarkan nilai-nilai untuk dirinya sendiri
4. Keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasanya sudah dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan sebaliknya menolak nilai-nilai yang tidak dapat ibenarka
Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah :
• Manusia dan cinta kasih
• Manusia dan keindahan
• Mmanusia dan penderitaan
• Manusia dan keadilan
• Manusia dan pandangan hidup
• Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
• Manusia dan kegelisahan
• Manusia dan harapan
Mata kuliah ilmu budaya dasar adalah salah sari mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, kebudayaan, berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-hari. Sete-lah mendapatkan mata kuliah ini mahasiswa diharapkan memperlihatkan :
1. Minat dan kebiasaan menyelidiki apa-apa yang terjadi di sekitarnya dan di luar lingkungaknnya, menelaah apa yang di kerjakannya sendiri dan mengapa
2. Kesadaran akan ola-pola nilaiyang dianutnya serta bagaimana hubungan nilai-nilai ini dengan cara hidupnya sendiri.
3. Kerelaan memikirkan kembali dengan hati terbuka nilai-nilai yang dianutny untuk mengetahui apakah dia secara berdiri sendiri dapat membenarkan nilai-nilai untuk dirinya sendiri
4. Keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasanya sudah dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan sebaliknya menolak nilai-nilai yang tidak dapat ibenarka
Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah :
• Manusia dan cinta kasih
• Manusia dan keindahan
• Mmanusia dan penderitaan
• Manusia dan keadilan
• Manusia dan pandangan hidup
• Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
• Manusia dan kegelisahan
• Manusia dan harapan
BAB 3
BAAB 3. KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN
A. PENDEKATAN KESUSASTRAAN
IBD, yang semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa inggris the humanities. istilah ini berasal dari bahasa latin Humanus, yang ber arti manusiawi, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari the humanities orang akan menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Jadi humanities berkaitan dengan masalah nilai, yaitu nilai kita sebgai homo humanus.
Untuk menjadi homo humanus, manusia harus mempelajari ilmu, yaitu humanities, disamping tanggung jawabnya yang lain. Apa yang dimasukkan ke dalam the humanities masih dapat diperdebatkan, dan kadang-kadang disesuaikan dengan keadaan dan waktu. Pada pokoknya semua mempelajari masalah manusia dan budaya.
B. ilmu budaya dasar yang dihubungkan dengan prosa
dalam kesusastraan Indonesia kita mengenal jenis prosa lama da prosa baru
a) prosa lama meliputi
1. donge-dongeng
2. hikayat
3. sejarah
4. epos
5. cerita pelipur lara
b) prosa baru meliputi
1. cerita pendek
2. roman
3. biografi
4. kidah
5. otobiografi
selain itu ilmu budaya dasar juga dapat dihubungkan dengan puisi dan berbagai jenis karya lainnya.
A. PENDEKATAN KESUSASTRAAN
IBD, yang semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa inggris the humanities. istilah ini berasal dari bahasa latin Humanus, yang ber arti manusiawi, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari the humanities orang akan menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Jadi humanities berkaitan dengan masalah nilai, yaitu nilai kita sebgai homo humanus.
Untuk menjadi homo humanus, manusia harus mempelajari ilmu, yaitu humanities, disamping tanggung jawabnya yang lain. Apa yang dimasukkan ke dalam the humanities masih dapat diperdebatkan, dan kadang-kadang disesuaikan dengan keadaan dan waktu. Pada pokoknya semua mempelajari masalah manusia dan budaya.
B. ilmu budaya dasar yang dihubungkan dengan prosa
dalam kesusastraan Indonesia kita mengenal jenis prosa lama da prosa baru
a) prosa lama meliputi
1. donge-dongeng
2. hikayat
3. sejarah
4. epos
5. cerita pelipur lara
b) prosa baru meliputi
1. cerita pendek
2. roman
3. biografi
4. kidah
5. otobiografi
selain itu ilmu budaya dasar juga dapat dihubungkan dengan puisi dan berbagai jenis karya lainnya.
mata kuliah softskill
mata kuliah softskill sangat menunjang dalam perkuliahan. karena selain menuntut mahasiswa untuk mengerjakan tugas, tetapi juga membentuk siswa agar siap untuk langsung terjun dalam masyarakat. karena mata kuliah ini mengajarkan tentang cara bersikap, sifat-sifat yang baik, serta cara menghadapi seseorang yang berbeda-beda karakter dengan tepat. jadi mata kuliah ini sudah seharusnya kita ikuti dengan baik.
gotong royong dan kekeluargaan
gotomg royong dan kekeluargaan merupakan sifat yang harus dimiliki seseorang ketika akan terjun langsung dalam masyarakat. sebagai manusia dalam menjalani kehidupan ini kita harus saling gotong royong. karena kita tidak bisa hidup sendiri untuk menjalani kehidupan ini. bayangkan saja jika seandainya kita hidup sendiri, apakah kita bisa menjalani kehidupan ini tanpa bantuan orang lain? pasti jawabannya tidak, karena kita sebagai manusia bukan hanya sebagai mahkluk individu, tetapi juga merupakan makhluk social. selain itu kekeluargaan juga merupakan sifat yang penting yang harus ada dalam diri masing-masing orang. karena rasa kekeluargaan ini yang nantinya akan menciptakan kedamaian di muka bumi.
masalah pendidikan dalam masyarakat
seiring dengan bergulirnya waktu, masalah pendidikan dalam masyarakat semakin menjadi dilema. begitu banyak faktor-faktor yang menghambat untuk mengemban pendidikan. salah satu faktornya adalah masalah materi atau keuangan. masalah ekonomi di dalam negara Indonesia sampai sekarang masih belum bisa di pecahkan. karena hampir 80% warga negara indonesia adalah masyarakat kurang mampu. apalagi pendidikan di indonesia juga memerlukan biaya yang tidak sedikit. alhasil banyak warga negara yang tidak memiliki pendidikan yang tinggi. ini menyebabkan negara menjadi susah maju, karena sember daya manusianya saja tidak memiliki pendidikan yang cukup tinggi untuk memajukan bangsa dan negaranya sendiri.
BAB 11
BAB 11 MANUSIA DAN HARAPAN
C. HARAPAN
Harapan berasal dari kata harap yang berartu keinginan supaya sesuatu terjadi;sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan. Ada 2 hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
a) Dorongan kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Allah.
b) Dorongan kebutuhan hidup. Menurut Abraham maslow sesuai dengan kkodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu adalah :
a. Kelangsungan hidup(survival)
b. Keamanan(safety)
c. Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai(be loving and love)
d. Diaku lingkuangan(status)
e. Perwujudan cita-cita(self actualization)
Kepercayaan berasal dari kata percaya yang artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
Kebenaran sangat penting bagi manusia. Ia merupakan focus dari segala pikiran, siakp dan perasaan.
Kepercayaan da[at dibedakan atas:
1. Kepercayaan pada diri sendiri
2. Kepercayaan kepada orang lain
3. Kepercayaan kepada pemerintah
4. Kepercayaan kepada Allah
Usaha untuk meningkatkan keperccayaan kepada Allah adalah:
a. Meningkatkan ketakwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah
b. Menigkatkan pengabdian kita kepada masyarakat
c. Meningktakan kecintaan kita kepada sesame manusia dengan jalan suka menolong, dermawan dan sebagainya.
d. Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlibahan
e. Menekan perasaan negative seperti iri, dengki, fitnah dan sebagainya.
C. HARAPAN
Harapan berasal dari kata harap yang berartu keinginan supaya sesuatu terjadi;sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan. Ada 2 hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
a) Dorongan kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Allah.
b) Dorongan kebutuhan hidup. Menurut Abraham maslow sesuai dengan kkodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu adalah :
a. Kelangsungan hidup(survival)
b. Keamanan(safety)
c. Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai(be loving and love)
d. Diaku lingkuangan(status)
e. Perwujudan cita-cita(self actualization)
Kepercayaan berasal dari kata percaya yang artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
Kebenaran sangat penting bagi manusia. Ia merupakan focus dari segala pikiran, siakp dan perasaan.
Kepercayaan da[at dibedakan atas:
1. Kepercayaan pada diri sendiri
2. Kepercayaan kepada orang lain
3. Kepercayaan kepada pemerintah
4. Kepercayaan kepada Allah
Usaha untuk meningkatkan keperccayaan kepada Allah adalah:
a. Meningkatkan ketakwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah
b. Menigkatkan pengabdian kita kepada masyarakat
c. Meningktakan kecintaan kita kepada sesame manusia dengan jalan suka menolong, dermawan dan sebagainya.
d. Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlibahan
e. Menekan perasaan negative seperti iri, dengki, fitnah dan sebagainya.
BAB 7
BAB 7 MANUSIA DAN KEADLIAN
B. KEADILAN
Keadilan adalah keadaan bila setiap orang yang memperoleh apa saja yang menjadi haknya dan setiap orang memperioleh bagian yang samma dari kekayaan bersama.
Keasilan social tertera dalam point pancasila yang berbunyi “keadlian social bagi seluruh rakyat Indonesia” selanjutnya untuk mewujudkannya dikap yang perlu dipupuk adalah;
1) Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2) Sikap adil terhadap sesame, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3) Sijap suka memberipertolongan kepada orang lain yang memerlukan
4) Sikap suka bekerja keras
5) Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Keadilan legal atau keadilan moral adalah dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sigatnya paling cocok baginya(the man behind the gun.
Keadilan distributive adlah keadilan yang akan terlalksana bilamana hal-hal yang sama di perlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidaka sama(justice is done when equals are treated equally.
Keadilan komitatif adalah kedlian yang bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.
Kejujuran artunya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang dikatakanya sesuai deng kenyataan yang ada.
Kecurangan identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengnan licik, meskipun tidak serupa benar. Sudah tentu kecurangan sebgai lawan jujur. Jadi kecurangan itu adalah apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya.
Pembalasan ialah suatu reaksu atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang.
B. KEADILAN
Keadilan adalah keadaan bila setiap orang yang memperoleh apa saja yang menjadi haknya dan setiap orang memperioleh bagian yang samma dari kekayaan bersama.
Keasilan social tertera dalam point pancasila yang berbunyi “keadlian social bagi seluruh rakyat Indonesia” selanjutnya untuk mewujudkannya dikap yang perlu dipupuk adalah;
1) Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2) Sikap adil terhadap sesame, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3) Sijap suka memberipertolongan kepada orang lain yang memerlukan
4) Sikap suka bekerja keras
5) Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Keadilan legal atau keadilan moral adalah dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sigatnya paling cocok baginya(the man behind the gun.
Keadilan distributive adlah keadilan yang akan terlalksana bilamana hal-hal yang sama di perlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidaka sama(justice is done when equals are treated equally.
Keadilan komitatif adalah kedlian yang bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.
Kejujuran artunya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang dikatakanya sesuai deng kenyataan yang ada.
Kecurangan identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengnan licik, meskipun tidak serupa benar. Sudah tentu kecurangan sebgai lawan jujur. Jadi kecurangan itu adalah apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya.
Pembalasan ialah suatu reaksu atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang.
BAB 7
BAB 7 MANUSIA DAN KEADLIAN
B. KEADILAN
Keadilan adalah keadaan bila setiap orang yang memperoleh apa saja yang menjadi haknya dan setiap orang memperioleh bagian yang samma dari kekayaan bersama.
Keasilan social tertera dalam point pancasila yang berbunyi “keadlian social bagi seluruh rakyat Indonesia” selanjutnya untuk mewujudkannya dikap yang perlu dipupuk adalah;
1) Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2) Sikap adil terhadap sesame, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3) Sijap suka memberipertolongan kepada orang lain yang memerlukan
4) Sikap suka bekerja keras
5) Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Keadilan legal atau keadilan moral adalah dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sigatnya paling cocok baginya(the man behind the gun.
Keadilan distributive adlah keadilan yang akan terlalksana bilamana hal-hal yang sama di perlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidaka sama(justice is done when equals are treated equally.
Keadilan komitatif adalah kedlian yang bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.
Kejujuran artunya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang dikatakanya sesuai deng kenyataan yang ada.
Kecurangan identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengnan licik, meskipun tidak serupa benar. Sudah tentu kecurangan sebgai lawan jujur. Jadi kecurangan itu adalah apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya.
Pembalasan ialah suatu reaksu atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang.
B. KEADILAN
Keadilan adalah keadaan bila setiap orang yang memperoleh apa saja yang menjadi haknya dan setiap orang memperioleh bagian yang samma dari kekayaan bersama.
Keasilan social tertera dalam point pancasila yang berbunyi “keadlian social bagi seluruh rakyat Indonesia” selanjutnya untuk mewujudkannya dikap yang perlu dipupuk adalah;
1) Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2) Sikap adil terhadap sesame, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3) Sijap suka memberipertolongan kepada orang lain yang memerlukan
4) Sikap suka bekerja keras
5) Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Keadilan legal atau keadilan moral adalah dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sigatnya paling cocok baginya(the man behind the gun.
Keadilan distributive adlah keadilan yang akan terlalksana bilamana hal-hal yang sama di perlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidaka sama(justice is done when equals are treated equally.
Keadilan komitatif adalah kedlian yang bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.
Kejujuran artunya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang dikatakanya sesuai deng kenyataan yang ada.
Kecurangan identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengnan licik, meskipun tidak serupa benar. Sudah tentu kecurangan sebgai lawan jujur. Jadi kecurangan itu adalah apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya.
Pembalasan ialah suatu reaksu atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang.
BAB 5
A. KEINDAHAN
Kata keindahan berasal dari kata indah, yang artinya bagud, permai, cantik, elok, molek, dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, pemandangan alam, manusia, rumah, tatanan, perabot rumah tangga, suara, dan lain-lain.
Perbedaan keindahan menurut luasnya pengertian, yakni:
a) Keindahan dalam arti luas
b) Keindahan dalam arti estetis murni
c) Keindahan dalam arti terbatas dala hubungannya dengan penglihatan
Pengertian keindahan yan seluas-luasnya meliputi :
• Keindahan seni
• Keindahan alam
• Keindahan moral
• Keindahan intelektual
Jadi keindahan adalah sejumlah kwalita pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal. Kwalita yang paling sering disebut adalah kesatuan(unity), keselarasan (harmony), kesetangkupan (symmetry), keseimbangan (balance) dan perlawanan (contrast). Keindahan tersusun dari keselaran dan kebaikan garis, warna, bentuk, nada dan kata-kata.
Nilai estetik adalah nilai berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan. Nilai ekatrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana yang bersifat sebagai alat atau membantu. Nilai intrinsic adalah sifat baik dari segala benda yang bersangkutan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.
Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yangindah. Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dana menikmati sesuatu yang indah.
Motivasi dan tujuan seniman menciptakan keindahan :
1) Tata nilai yang telah using
2) Kemerosotan jaman
3) Penderitaan manusia
4) keAgungan Allah
ranungan berasala dari kata renung yang artinya diam-diam memikirkan sesuatu. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori yaitu:
• teori pengungkapan yaitu dalil teori ini bahwa “art is an expression of human feeling”( seni adalah pengungkapan dari perasaan manusia) terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan suatu karya seni.
• Tori metafisi ialah salah satu teori tertua, yakni berasal dari plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni.
• Teori psikologis yaitu teori yang bergerak diatas taraf manusiawi dengan konsepsi-konspsi tentang ide tetinggi atau kehendak semesta umumnya ridak memuaskan karena terlampau abstrak dan spekulatif.
Kata keindahan berasal dari kata indah, yang artinya bagud, permai, cantik, elok, molek, dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, pemandangan alam, manusia, rumah, tatanan, perabot rumah tangga, suara, dan lain-lain.
Perbedaan keindahan menurut luasnya pengertian, yakni:
a) Keindahan dalam arti luas
b) Keindahan dalam arti estetis murni
c) Keindahan dalam arti terbatas dala hubungannya dengan penglihatan
Pengertian keindahan yan seluas-luasnya meliputi :
• Keindahan seni
• Keindahan alam
• Keindahan moral
• Keindahan intelektual
Jadi keindahan adalah sejumlah kwalita pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal. Kwalita yang paling sering disebut adalah kesatuan(unity), keselarasan (harmony), kesetangkupan (symmetry), keseimbangan (balance) dan perlawanan (contrast). Keindahan tersusun dari keselaran dan kebaikan garis, warna, bentuk, nada dan kata-kata.
Nilai estetik adalah nilai berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan. Nilai ekatrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana yang bersifat sebagai alat atau membantu. Nilai intrinsic adalah sifat baik dari segala benda yang bersangkutan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.
Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yangindah. Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dana menikmati sesuatu yang indah.
Motivasi dan tujuan seniman menciptakan keindahan :
1) Tata nilai yang telah using
2) Kemerosotan jaman
3) Penderitaan manusia
4) keAgungan Allah
ranungan berasala dari kata renung yang artinya diam-diam memikirkan sesuatu. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori yaitu:
• teori pengungkapan yaitu dalil teori ini bahwa “art is an expression of human feeling”( seni adalah pengungkapan dari perasaan manusia) terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan suatu karya seni.
• Tori metafisi ialah salah satu teori tertua, yakni berasal dari plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni.
• Teori psikologis yaitu teori yang bergerak diatas taraf manusiawi dengan konsepsi-konspsi tentang ide tetinggi atau kehendak semesta umumnya ridak memuaskan karena terlampau abstrak dan spekulatif.
Kamis, 03 Juni 2010
RANGKUMAN BAB GANJIL
BAB 5 MANUSIA DAN KEINDAHAN
A. KEINDAHAN
Kata keindahan berasal dari kata indah, yang artinya bagud, permai, cantik, elok, molek, dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, pemandangan alam, manusia, rumah, tatanan, perabot rumah tangga, suara, dan lain-lain.
Perbedaan keindahan menurut luasnya pengertian, yakni:
a) Keindahan dalam arti luas
b) Keindahan dalam arti estetis murni
c) Keindahan dalam arti terbatas dala hubungannya dengan penglihatan
Pengertian keindahan yan seluas-luasnya meliputi :
• Keindahan seni
• Keindahan alam
• Keindahan moral
• Keindahan intelektual
Jadi keindahan adalah sejumlah kwalita pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal. Kwalita yang paling sering disebut adalah kesatuan(unity), keselarasan (harmony), kesetangkupan (symmetry), keseimbangan (balance) dan perlawanan (contrast). Keindahan tersusun dari keselaran dan kebaikan garis, warna, bentuk, nada dan kata-kata.
Nilai estetik adalah nilai berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan. Nilai ekatrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana yang bersifat sebagai alat atau membantu. Nilai intrinsic adalah sifat baik dari segala benda yang bersangkutan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.
Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yangindah. Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dana menikmati sesuatu yang indah.
Motivasi dan tujuan seniman menciptakan keindahan :
1) Tata nilai yang telah using
2) Kemerosotan jaman
3) Penderitaan manusia
4) keAgungan Allah
ranungan berasala dari kata renung yang artinya diam-diam memikirkan sesuatu. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori yaitu:
• teori pengungkapan yaitu dalil teori ini bahwa “art is an expression of human feeling”( seni adalah pengungkapan dari perasaan manusia) terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan suatu karya seni.
• Tori metafisi ialah salah satu teori tertua, yakni berasal dari plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni.
• Teori psikologis yaitu teori yang bergerak diatas taraf manusiawi dengan konsepsi-konspsi tentang ide tetinggi atau kehendak semesta umumnya ridak memuaskan karena terlampau abstrak dan spekulatif.
BAB 7 MANUSIA DAN KEADLIAN
B. KEADILAN
Keadilan adalah keadaan bila setiap orang yang memperoleh apa saja yang menjadi haknya dan setiap orang memperioleh bagian yang samma dari kekayaan bersama.
Keasilan social tertera dalam point pancasila yang berbunyi “keadlian social bagi seluruh rakyat Indonesia” selanjutnya untuk mewujudkannya dikap yang perlu dipupuk adalah;
1) Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2) Sikap adil terhadap sesame, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3) Sijap suka memberipertolongan kepada orang lain yang memerlukan
4) Sikap suka bekerja keras
5) Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Keadilan legal atau keadilan moral adalah dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sigatnya paling cocok baginya(the man behind the gun.
Keadilan distributive adlah keadilan yang akan terlalksana bilamana hal-hal yang sama di perlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidaka sama(justice is done when equals are treated equally.
Keadilan komitatif adalah kedlian yang bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.
Kejujuran artunya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang dikatakanya sesuai deng kenyataan yang ada.
Kecurangan identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengnan licik, meskipun tidak serupa benar. Sudah tentu kecurangan sebgai lawan jujur. Jadi kecurangan itu adalah apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya.
Pembalasan ialah suatu reaksu atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang.
BAB 11 MANUSIA DAN HARAPAN
C. HARAPAN
Harapan berasal dari kata harap yang berartu keinginan supaya sesuatu terjadi;sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan. Ada 2 hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
a) Dorongan kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Allah.
b) Dorongan kebutuhan hidup. Menurut Abraham maslow sesuai dengan kkodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu adalah :
a. Kelangsungan hidup(survival)
b. Keamanan(safety)
c. Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai(be loving and love)
d. Diaku lingkuangan(status)
e. Perwujudan cita-cita(self actualization)
Kepercayaan berasal dari kata percaya yang artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
Kebenaran sangat penting bagi manusia. Ia merupakan focus dari segala pikiran, siakp dan perasaan.
Kepercayaan da[at dibedakan atas:
1. Kepercayaan pada diri sendiri
2. Kepercayaan kepada orang lain
3. Kepercayaan kepada pemerintah
4. Kepercayaan kepada Allah
Usaha untuk meningkatkan keperccayaan kepada Allah adalah:
a. Meningkatkan ketakwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah
b. Menigkatkan pengabdian kita kepada masyarakat
c. Meningktakan kecintaan kita kepada sesame manusia dengan jalan suka menolong, dermawan dan sebagainya.
d. Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlibahan
e. Menekan perasaan negative seperti iri, dengki, fitnah dan sebagainya.
A. KEINDAHAN
Kata keindahan berasal dari kata indah, yang artinya bagud, permai, cantik, elok, molek, dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, pemandangan alam, manusia, rumah, tatanan, perabot rumah tangga, suara, dan lain-lain.
Perbedaan keindahan menurut luasnya pengertian, yakni:
a) Keindahan dalam arti luas
b) Keindahan dalam arti estetis murni
c) Keindahan dalam arti terbatas dala hubungannya dengan penglihatan
Pengertian keindahan yan seluas-luasnya meliputi :
• Keindahan seni
• Keindahan alam
• Keindahan moral
• Keindahan intelektual
Jadi keindahan adalah sejumlah kwalita pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal. Kwalita yang paling sering disebut adalah kesatuan(unity), keselarasan (harmony), kesetangkupan (symmetry), keseimbangan (balance) dan perlawanan (contrast). Keindahan tersusun dari keselaran dan kebaikan garis, warna, bentuk, nada dan kata-kata.
Nilai estetik adalah nilai berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan. Nilai ekatrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana yang bersifat sebagai alat atau membantu. Nilai intrinsic adalah sifat baik dari segala benda yang bersangkutan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.
Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yangindah. Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dana menikmati sesuatu yang indah.
Motivasi dan tujuan seniman menciptakan keindahan :
1) Tata nilai yang telah using
2) Kemerosotan jaman
3) Penderitaan manusia
4) keAgungan Allah
ranungan berasala dari kata renung yang artinya diam-diam memikirkan sesuatu. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori yaitu:
• teori pengungkapan yaitu dalil teori ini bahwa “art is an expression of human feeling”( seni adalah pengungkapan dari perasaan manusia) terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan suatu karya seni.
• Tori metafisi ialah salah satu teori tertua, yakni berasal dari plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni.
• Teori psikologis yaitu teori yang bergerak diatas taraf manusiawi dengan konsepsi-konspsi tentang ide tetinggi atau kehendak semesta umumnya ridak memuaskan karena terlampau abstrak dan spekulatif.
BAB 7 MANUSIA DAN KEADLIAN
B. KEADILAN
Keadilan adalah keadaan bila setiap orang yang memperoleh apa saja yang menjadi haknya dan setiap orang memperioleh bagian yang samma dari kekayaan bersama.
Keasilan social tertera dalam point pancasila yang berbunyi “keadlian social bagi seluruh rakyat Indonesia” selanjutnya untuk mewujudkannya dikap yang perlu dipupuk adalah;
1) Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2) Sikap adil terhadap sesame, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3) Sijap suka memberipertolongan kepada orang lain yang memerlukan
4) Sikap suka bekerja keras
5) Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Keadilan legal atau keadilan moral adalah dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sigatnya paling cocok baginya(the man behind the gun.
Keadilan distributive adlah keadilan yang akan terlalksana bilamana hal-hal yang sama di perlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidaka sama(justice is done when equals are treated equally.
Keadilan komitatif adalah kedlian yang bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.
Kejujuran artunya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang dikatakanya sesuai deng kenyataan yang ada.
Kecurangan identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengnan licik, meskipun tidak serupa benar. Sudah tentu kecurangan sebgai lawan jujur. Jadi kecurangan itu adalah apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya.
Pembalasan ialah suatu reaksu atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang.
BAB 11 MANUSIA DAN HARAPAN
C. HARAPAN
Harapan berasal dari kata harap yang berartu keinginan supaya sesuatu terjadi;sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan. Ada 2 hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
a) Dorongan kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Allah.
b) Dorongan kebutuhan hidup. Menurut Abraham maslow sesuai dengan kkodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu adalah :
a. Kelangsungan hidup(survival)
b. Keamanan(safety)
c. Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai(be loving and love)
d. Diaku lingkuangan(status)
e. Perwujudan cita-cita(self actualization)
Kepercayaan berasal dari kata percaya yang artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
Kebenaran sangat penting bagi manusia. Ia merupakan focus dari segala pikiran, siakp dan perasaan.
Kepercayaan da[at dibedakan atas:
1. Kepercayaan pada diri sendiri
2. Kepercayaan kepada orang lain
3. Kepercayaan kepada pemerintah
4. Kepercayaan kepada Allah
Usaha untuk meningkatkan keperccayaan kepada Allah adalah:
a. Meningkatkan ketakwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah
b. Menigkatkan pengabdian kita kepada masyarakat
c. Meningktakan kecintaan kita kepada sesame manusia dengan jalan suka menolong, dermawan dan sebagainya.
d. Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlibahan
e. Menekan perasaan negative seperti iri, dengki, fitnah dan sebagainya.
Sabtu, 17 April 2010
BAB 9. MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
A. PENGERTIAN MANUSIA
Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah, keadaan wajibmenanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawa menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menannggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab.
B. MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab dapat dibedakan menurut keadaan manusiia atau hubungan yang di buatnya. Yaitu:
a. Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawa terhadap diri sendiri menuntut kesadaran sebagai manusia pibadi. dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurut sifat dasarnya manusia adalah makhluk bermoral, tetapi juga seorang pribadi.
b. Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami-istri, ayah ibu dan anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama naik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan.
c. Tanggung jawab terhadap masyarakat
Manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut. Wajarlah setiap segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
d. Tanggung jawab kepada Bangsa /Negara
Tiap manusia, tiap individu adalah warga Negara suatu Negara. Dalam berpikir, berbuat dan bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat ileh Negara. Jika manusia salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.
e. Tanggung jawab terhadap Tuhan\
Manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman Tuhan yang di tuangkan dalam berbagai kitab suci. Pelanggaran dari hukuman-hukuman tersebut akan segera di peringatkan oleh Tuhan dan jika dengan peringatan yang keraspin manusia juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan melakukan kutukan.
C. PENGABDIAN DAN PENGORBANAN
a. Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.
b. Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsure keikhlasn yang tidak mengandung pamrih. Suatu pemberian yang didasarkan atau kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.
Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah, keadaan wajibmenanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawa menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menannggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab.
B. MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab dapat dibedakan menurut keadaan manusiia atau hubungan yang di buatnya. Yaitu:
a. Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawa terhadap diri sendiri menuntut kesadaran sebagai manusia pibadi. dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurut sifat dasarnya manusia adalah makhluk bermoral, tetapi juga seorang pribadi.
b. Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami-istri, ayah ibu dan anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama naik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan.
c. Tanggung jawab terhadap masyarakat
Manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut. Wajarlah setiap segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
d. Tanggung jawab kepada Bangsa /Negara
Tiap manusia, tiap individu adalah warga Negara suatu Negara. Dalam berpikir, berbuat dan bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat ileh Negara. Jika manusia salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.
e. Tanggung jawab terhadap Tuhan\
Manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman Tuhan yang di tuangkan dalam berbagai kitab suci. Pelanggaran dari hukuman-hukuman tersebut akan segera di peringatkan oleh Tuhan dan jika dengan peringatan yang keraspin manusia juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan melakukan kutukan.
C. PENGABDIAN DAN PENGORBANAN
a. Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.
b. Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsure keikhlasn yang tidak mengandung pamrih. Suatu pemberian yang didasarkan atau kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.
Jumat, 09 April 2010
BAB 6
MANUSIA DAN PENDERITAAN
A. Pengertian penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dair bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir, batin, ataupun keduanya.
B. Pengertian siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbulah penderitaan. Berikut merupakan siksaan rohani/psikis, yaitu:
a. Kebimbangan dialami oleh seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil.
b. Kesepian dialami seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai.
c. Ketakutan merupakan berntuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar-besarkan byang tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia. Banyak sebab orang menjadi phobia, anatara lain:
a. Claustrophobia dan Agoraphobia
Claustrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup dan Agoraphobiaadalah ketakutan yang disebabkan seseorang berada di tempat terbuka.
b. Gmang merupakan ketakutan terhadap tempat yang tinggi.
c. Kegelapan merupakan suatu ketakutan seseorang bila berada di tempat yang gelap.
d. Kesakitan merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami.
e. Kegagalan merupakan ketakutan dari seseorang yang disebabakn karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.
f.
C. Kekalutan mental
Mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatas sehingga yang bersangkutan bertingkah kurang wajar.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental diantaranya:
a. Kepribadian yang lemah
b. Terjadinya konflik social budaya
c. Cara pematangan batin
Proses-proses kekalutan mental:
a. Postif : trauma (luka jiwa) dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup.
b. Negative ; bisa menyebabkan frustasi. Bentuk frustasi anatara lain ;
• Agresi :kemarahan yang meluap-luap bisa menyebabkan tindakan sadis terhadap orang sekitar.
• Regrese : kembali pada pola primitive, seperti menangis-nangis, dll.
• Fiksasi : peletakan atau pembatasan pada suatu pola yang sama (tetap)
• Proyeksi ; usaha melemparkan kelemahan kepada orang lain.
• Identifikasi : menyamakan diri dengan seserang yang sukses dalam imaginasinya.
• Narsisme ; self love yang berlebihan
• Autism : gejala menutup diri sevara total dari dunia riil.
D. PENDERITAAN DAN PERJUANGAN
Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Dan perjuangan merupakan usaha manusia untuk keluar dari penderitaan.
E. PENDERITAAN DAN SEBEA-SEBABNYA
a. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia Karena perbuatan bruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesame manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.
b. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azaB Tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akabat azab Tuhan.
F. PENGARUH PENDERITAAN
Orang yang mengalami penderiataan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Bisa merupakan sikap positif atau sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan, kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sedangkan positif lebih bertawakal kepada ALLAH SWT.
ARTIKEL TENTANG MANUSIA
Artikel tentang manusia
Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Makhluk Sosial
1. Manusia Sebagai Makhluk Individu
Individu berasal dari kata in dan devided. Dalam Bahasa Inggris in salah satunya mengandung pengertian tidak, sedangkan devided artinya terbagi. Jadi individu artinya tidak terbagi, atau satu kesatuan. Dalam bahasa latin individu berasal dari kata individium yang berarti yang tak terbagi, jadi merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan tak terbatas. Setiap manusia memiliki keunikan dan cirri khas tersendiri, tidak ada manusia yang persis sama.
Karakteristik yang khas dari seeorang dapat kita sebut dengan kepribadian. Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda yang dipengaruhi oleh faktor bawaan genotip)dan faktor lingkungan (fenotip) yang saling berinteraksi terus-menerus.
2. Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Manusia sebagai makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat, jka manusia dapat hidup bersama dengan manusia yang lainya. Manusia sejak lahir telah memiliki bakat untuk bersosialisasi, karena itu dengan sendirinya manusia akan selalu bermasyarakat dalam kehidupannya. Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, juga karena pada diri manusia ada dorongan dan kebutuhan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain, manusia juga tidak akan bisa hidup sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah-tengah manusia.
Tanpa bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya.
Bentuk-bentuk Interaksi Sosial
Bentuk-bentuk intraksi sosial dapat berupa kerja sama (cooperation), persaingan (competition), dan pertentangan (conflict). Suatu keadaan dapat dianggap sebagai bentuk keempat dari interaksi sosial, keempat pokok dari interaksi sosial tersebut tidak perlu merupakan kontinuitas dalam arti bahwa interaksi itu dimulai dengan adanya kerja sama yag kemudian menjadi persaingan serta memuncak menjadi pertiakain untuk akhirnya sampai pada akomodasi.
MANUSIA DAN PENDERITAAN
A. Pengertian penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dair bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir, batin, ataupun keduanya.
B. Pengertian siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbulah penderitaan. Berikut merupakan siksaan rohani/psikis, yaitu:
a. Kebimbangan dialami oleh seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil.
b. Kesepian dialami seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai.
c. Ketakutan merupakan berntuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar-besarkan byang tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia. Banyak sebab orang menjadi phobia, anatara lain:
a. Claustrophobia dan Agoraphobia
Claustrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup dan Agoraphobiaadalah ketakutan yang disebabkan seseorang berada di tempat terbuka.
b. Gmang merupakan ketakutan terhadap tempat yang tinggi.
c. Kegelapan merupakan suatu ketakutan seseorang bila berada di tempat yang gelap.
d. Kesakitan merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami.
e. Kegagalan merupakan ketakutan dari seseorang yang disebabakn karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.
f.
C. Kekalutan mental
Mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatas sehingga yang bersangkutan bertingkah kurang wajar.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental diantaranya:
a. Kepribadian yang lemah
b. Terjadinya konflik social budaya
c. Cara pematangan batin
Proses-proses kekalutan mental:
a. Postif : trauma (luka jiwa) dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup.
b. Negative ; bisa menyebabkan frustasi. Bentuk frustasi anatara lain ;
• Agresi :kemarahan yang meluap-luap bisa menyebabkan tindakan sadis terhadap orang sekitar.
• Regrese : kembali pada pola primitive, seperti menangis-nangis, dll.
• Fiksasi : peletakan atau pembatasan pada suatu pola yang sama (tetap)
• Proyeksi ; usaha melemparkan kelemahan kepada orang lain.
• Identifikasi : menyamakan diri dengan seserang yang sukses dalam imaginasinya.
• Narsisme ; self love yang berlebihan
• Autism : gejala menutup diri sevara total dari dunia riil.
D. PENDERITAAN DAN PERJUANGAN
Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Dan perjuangan merupakan usaha manusia untuk keluar dari penderitaan.
E. PENDERITAAN DAN SEBEA-SEBABNYA
a. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia Karena perbuatan bruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesame manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.
b. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azaB Tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akabat azab Tuhan.
F. PENGARUH PENDERITAAN
Orang yang mengalami penderiataan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Bisa merupakan sikap positif atau sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan, kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sedangkan positif lebih bertawakal kepada ALLAH SWT.
ARTIKEL TENTANG MANUSIA
Artikel tentang manusia
Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Makhluk Sosial
1. Manusia Sebagai Makhluk Individu
Individu berasal dari kata in dan devided. Dalam Bahasa Inggris in salah satunya mengandung pengertian tidak, sedangkan devided artinya terbagi. Jadi individu artinya tidak terbagi, atau satu kesatuan. Dalam bahasa latin individu berasal dari kata individium yang berarti yang tak terbagi, jadi merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan tak terbatas. Setiap manusia memiliki keunikan dan cirri khas tersendiri, tidak ada manusia yang persis sama.
Karakteristik yang khas dari seeorang dapat kita sebut dengan kepribadian. Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda yang dipengaruhi oleh faktor bawaan genotip)dan faktor lingkungan (fenotip) yang saling berinteraksi terus-menerus.
2. Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Manusia sebagai makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat, jka manusia dapat hidup bersama dengan manusia yang lainya. Manusia sejak lahir telah memiliki bakat untuk bersosialisasi, karena itu dengan sendirinya manusia akan selalu bermasyarakat dalam kehidupannya. Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, juga karena pada diri manusia ada dorongan dan kebutuhan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain, manusia juga tidak akan bisa hidup sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah-tengah manusia.
Tanpa bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya.
Bentuk-bentuk Interaksi Sosial
Bentuk-bentuk intraksi sosial dapat berupa kerja sama (cooperation), persaingan (competition), dan pertentangan (conflict). Suatu keadaan dapat dianggap sebagai bentuk keempat dari interaksi sosial, keempat pokok dari interaksi sosial tersebut tidak perlu merupakan kontinuitas dalam arti bahwa interaksi itu dimulai dengan adanya kerja sama yag kemudian menjadi persaingan serta memuncak menjadi pertiakain untuk akhirnya sampai pada akomodasi.
artikel tentang manusia
Artikel tentang manusia
Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Makhluk Sosial
1. Manusia Sebagai Makhluk Individu
Individu berasal dari kata in dan devided. Dalam Bahasa Inggris in salah satunya mengandung pengertian tidak, sedangkan devided artinya terbagi. Jadi individu artinya tidak terbagi, atau satu kesatuan. Dalam bahasa latin individu berasal dari kata individium yang berarti yang tak terbagi, jadi merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan tak terbatas. Setiap manusia memiliki keunikan dan cirri khas tersendiri, tidak ada manusia yang persis sama.
Karakteristik yang khas dari seeorang dapat kita sebut dengan kepribadian. Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda yang dipengaruhi oleh faktor bawaan genotip)dan faktor lingkungan (fenotip) yang saling berinteraksi terus-menerus.
2. Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Manusia sebagai makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat, jka manusia dapat hidup bersama dengan manusia yang lainya. Manusia sejak lahir telah memiliki bakat untuk bersosialisasi, karena itu dengan sendirinya manusia akan selalu bermasyarakat dalam kehidupannya. Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, juga karena pada diri manusia ada dorongan dan kebutuhan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain, manusia juga tidak akan bisa hidup sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah-tengah manusia.
Tanpa bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya.
Bentuk-bentuk Interaksi Sosial
Bentuk-bentuk intraksi sosial dapat berupa kerja sama (cooperation), persaingan (competition), dan pertentangan (conflict). Suatu keadaan dapat dianggap sebagai bentuk keempat dari interaksi sosial, keempat pokok dari interaksi sosial tersebut tidak perlu merupakan kontinuitas dalam arti bahwa interaksi itu dimulai dengan adanya kerja sama yag kemudian menjadi persaingan serta memuncak menjadi pertiakain untuk akhirnya sampai pada akomodasi.
Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Makhluk Sosial
1. Manusia Sebagai Makhluk Individu
Individu berasal dari kata in dan devided. Dalam Bahasa Inggris in salah satunya mengandung pengertian tidak, sedangkan devided artinya terbagi. Jadi individu artinya tidak terbagi, atau satu kesatuan. Dalam bahasa latin individu berasal dari kata individium yang berarti yang tak terbagi, jadi merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan tak terbatas. Setiap manusia memiliki keunikan dan cirri khas tersendiri, tidak ada manusia yang persis sama.
Karakteristik yang khas dari seeorang dapat kita sebut dengan kepribadian. Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda yang dipengaruhi oleh faktor bawaan genotip)dan faktor lingkungan (fenotip) yang saling berinteraksi terus-menerus.
2. Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Manusia sebagai makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat, jka manusia dapat hidup bersama dengan manusia yang lainya. Manusia sejak lahir telah memiliki bakat untuk bersosialisasi, karena itu dengan sendirinya manusia akan selalu bermasyarakat dalam kehidupannya. Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, juga karena pada diri manusia ada dorongan dan kebutuhan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain, manusia juga tidak akan bisa hidup sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah-tengah manusia.
Tanpa bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya.
Bentuk-bentuk Interaksi Sosial
Bentuk-bentuk intraksi sosial dapat berupa kerja sama (cooperation), persaingan (competition), dan pertentangan (conflict). Suatu keadaan dapat dianggap sebagai bentuk keempat dari interaksi sosial, keempat pokok dari interaksi sosial tersebut tidak perlu merupakan kontinuitas dalam arti bahwa interaksi itu dimulai dengan adanya kerja sama yag kemudian menjadi persaingan serta memuncak menjadi pertiakain untuk akhirnya sampai pada akomodasi.
bab 6 . Manusia Dan Penderitaan
BAB 6
MANUSIA DAN PENDERITAAN
A. Pengertian penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dair bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir, batin, ataupun keduanya.
B. Pengertian siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbulah penderitaan. Berikut merupakan siksaan rohani/psikis, yaitu:
a. Kebimbangan dialami oleh seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil.
b. Kesepian dialami seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai.
c. Ketakutan merupakan berntuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar-besarkan byang tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia. Banyak sebab orang menjadi phobia, anatara lain:
a. Claustrophobia dan Agoraphobia
Claustrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup dan Agoraphobiaadalah ketakutan yang disebabkan seseorang berada di tempat terbuka.
b. Gmang merupakan ketakutan terhadap tempat yang tinggi.
c. Kegelapan merupakan suatu ketakutan seseorang bila berada di tempat yang gelap.
d. Kesakitan merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami.
e. Kegagalan merupakan ketakutan dari seseorang yang disebabakn karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.
f.
C. Kekalutan mental
Mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatas sehingga yang bersangkutan bertingkah kurang wajar.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental diantaranya:
a. Kepribadian yang lemah
b. Terjadinya konflik social budaya
c. Cara pematangan batin
Proses-proses kekalutan mental:
a. Postif : trauma (luka jiwa) dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup.
b. Negative ; bisa menyebabkan frustasi. Bentuk frustasi anatara lain ;
• Agresi :kemarahan yang meluap-luap bisa menyebabkan tindakan sadis terhadap orang sekitar.
• Regrese : kembali pada pola primitive, seperti menangis-nangis, dll.
• Fiksasi : peletakan atau pembatasan pada suatu pola yang sama (tetap)
• Proyeksi ; usaha melemparkan kelemahan kepada orang lain.
• Identifikasi : menyamakan diri dengan seserang yang sukses dalam imaginasinya.
• Narsisme ; self love yang berlebihan
• Autism : gejala menutup diri sevara total dari dunia riil.
D. PENDERITAAN DAN PERJUANGAN
Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Dan perjuangan merupakan usaha manusia untuk keluar dari penderitaan.
E. PENDERITAAN DAN SEBEA-SEBABNYA
a. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia Karena perbuatan bruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesame manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.
b. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / aza Tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akabat azab Tuhan.
F. PENGARUH PENDERITAAN
Orang yang mengalami penderiataan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Bisa merupakan sikap positif atau sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan, kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sedangkan positif lebih bertawakal kepada ALLAH SWT.
MANUSIA DAN PENDERITAAN
A. Pengertian penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dair bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir, batin, ataupun keduanya.
B. Pengertian siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbulah penderitaan. Berikut merupakan siksaan rohani/psikis, yaitu:
a. Kebimbangan dialami oleh seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil.
b. Kesepian dialami seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai.
c. Ketakutan merupakan berntuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar-besarkan byang tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia. Banyak sebab orang menjadi phobia, anatara lain:
a. Claustrophobia dan Agoraphobia
Claustrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup dan Agoraphobiaadalah ketakutan yang disebabkan seseorang berada di tempat terbuka.
b. Gmang merupakan ketakutan terhadap tempat yang tinggi.
c. Kegelapan merupakan suatu ketakutan seseorang bila berada di tempat yang gelap.
d. Kesakitan merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami.
e. Kegagalan merupakan ketakutan dari seseorang yang disebabakn karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.
f.
C. Kekalutan mental
Mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatas sehingga yang bersangkutan bertingkah kurang wajar.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental diantaranya:
a. Kepribadian yang lemah
b. Terjadinya konflik social budaya
c. Cara pematangan batin
Proses-proses kekalutan mental:
a. Postif : trauma (luka jiwa) dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup.
b. Negative ; bisa menyebabkan frustasi. Bentuk frustasi anatara lain ;
• Agresi :kemarahan yang meluap-luap bisa menyebabkan tindakan sadis terhadap orang sekitar.
• Regrese : kembali pada pola primitive, seperti menangis-nangis, dll.
• Fiksasi : peletakan atau pembatasan pada suatu pola yang sama (tetap)
• Proyeksi ; usaha melemparkan kelemahan kepada orang lain.
• Identifikasi : menyamakan diri dengan seserang yang sukses dalam imaginasinya.
• Narsisme ; self love yang berlebihan
• Autism : gejala menutup diri sevara total dari dunia riil.
D. PENDERITAAN DAN PERJUANGAN
Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Dan perjuangan merupakan usaha manusia untuk keluar dari penderitaan.
E. PENDERITAAN DAN SEBEA-SEBABNYA
a. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia Karena perbuatan bruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesame manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.
b. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / aza Tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akabat azab Tuhan.
F. PENGARUH PENDERITAAN
Orang yang mengalami penderiataan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Bisa merupakan sikap positif atau sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan, kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sedangkan positif lebih bertawakal kepada ALLAH SWT.
Selasa, 23 Februari 2010
Budaya adat Makassar

indoensia memiliki begitu banyak budaya daerah yang menunjukkan kekhasan suatu daerah. salah satu yang akan saya bahas sebagian kecil dari adat yang terdapat di daerah Makassar.
Acara adat:
Acara Adat Tradisional seperti “Fragmen Mappasioli Wajo” yang merupakan Adat Asli Daerah Wajo yang menggambarkan Upacara adat sunatan dimana diperlihatkan seorang anak puteri untuk pertama kalinya memakai baju bodo menunjukkan bahwa sang anak beranjak dewasa.Dimana digambarkan pula simbol –simbol dari perlengkapan upacara tersebut seperti warna-warna baju bodo yang dikenakan secara berlapis tiga, berlapis tujuh hingga berlapis sebelas tergantung dari tingkat derajat sang puteri dan pemberian souvenir kepada ibu-ibu pengganti pemberian rokok simbol ucapan terima kasih karena hadir dari perjalanan jauh. Acara suapan Nasi Likku yaitu nasi dengan masakan daging dada ayam sebagai symbol untuk menanamkan rasa malu (siri’) oleh ibu sang puteri dan fragmen yang dihadirkan oleh Yayasan Anging Mamiri ini diakhiri acara sang puteri digendong oleh sang ayah sebagai simbol doa agar derajat sang anak dinaikkan.
untuk baju bodo atau baju wanita adat makassar, setiap warnanya memiliki makna khusus tersendiri. yaitu untuk baju bodo warna merah digunakan oleh wanita yang sudah bersuami. Warna hitam untuk nenek-nenek dan warna ungu digunakan oleh wanita yang sudah berstatus janda.
baju bodo warna ungu dipakai oleh bangsawan luwu (Palopo). Etnis Toraja baju warna putih dengan topi segitiga biasa dipakai oleh penari, sedang yang berwarna kuning dipakai oleh bangsawan Toraja. Etnis Sulawesi Barat (Mandar) baju warna hijau yang dipakai oleh bangsawan Mandar, dan baju hitam, serta baju hijau memakai bulu dikepala berasal dari Mamasa yang biasa dipakai penari yang berambut panjang.
selain baju bodo, juga ada sarung bugis yang merupakan salah satu kekhassan dari makassar. di samping merupakan foto contoh baju bodo dan baju adat makassar untuk pria.
bagitu banyak sekali budaya-budaya makassar yang sangat unik. sudah sepantasnyalah kita sebagai generasi muda untuk selalu melestarikan budaya daerah kita masing-masing yang merupakan jati diri dari bangsa inodnesia.
Minggu, 20 Desember 2009
MASALAH KESENJANGAN SOSIAL DI DALAM MASYARAKAT
Di Indonesia masih banyak masalah sosial yang tidak bisa teratasi. salah satunya yaitu masalah kemiskinan yang membuat suatu kondisi kesenjangan sosial di dalam masyarakat. sudah sekian lama pemerintah mencoba untuk mengatasi masalah ini, berbagai cara telah dilaukakan oleh pemerintah. akan tetapi, semua cara atau upaya dari pemerintah terbilang percuma dan tidak ada hasil. karena kesenjangan sosial di dalam masyarakat makin terlihat. walaupun berita-berita di televisi menampilkan pernyataan pemerintah yang menyatakan bahwa jumlah kemiskinan di Indonesia semakin berkuarang, akan tetapi seperti yang kita lihat pada kenyataannya makin banyak gelandangan dan pengemis di daerah perkotaan. memang saya akui banyak juga golongan yang makin kaya. akan tetapi ini semakin memperlihatkan kesenjangan sosial atau perbedaan status di kalangan masyarakat. yang kaya semakin kaya, dan yang miskin semakin terpuruk. tidak hanya di ibu kota, jika pkita melihat di daerah pedesaan terpencil pun banyak sekali yang hidup kekurangan. ini kontras terlihat sekali. kesenjangan sosial ini pula yang menyebabkan terjadinya kejahatan di mana-mana. dan masalah ini pun semakin sulit teratasi karena masalah kesenjangan sosial akan menyebabkan masalah-masalah lain yang lebih besar lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)